Benatia akan tinggalkan Juventus, Caceres kembali datang

Benatia akan tinggalkan Juventus, Caceres kembali datang

Transfer Pemain – Benatia akan tinggalkan Juventus, Caceres kembali datang – Martin Caceres akan kembali bergabung di Juventus, ini merupakan kali ketiganya bermain untuk Juventus. Kedatangannya kembali ke Juventus adalah untuk menambal kepergian Medhi Benatia. Setelah bek berusia 31 tahun itu berkelana ke Southampton, Hellas Verona, dan Lazio. Kini ia kembali ke Juventus untuk menjalani tes medis. Caceres pertama kali menjadi pemain Juventus pada musim 2009/2010 sebagai pinjaman dari Barcelona. Pria asal Uruguay tersebut kembali lagi pada Januari 2012 dan pergi pada 2016. Jika lolos tes medis, Caceres akan bergabung dengan Juventus untuk ketiga kalinya.

Kedatangan kembali Caceres ke Juventus dikabarkan bernilai 600ribu euro, ini tak lepas dengan kepergian Benatia ke klub asal Qatar, Al-Duhail. Allegri menyatakan bahwa Caceres bukan solusi darurat, tetapi pilihan yang tepat, karena Medhi Benatia telah meminta untuk pergi. Caceres adalah bek yang bisa bermain di posisi full-back kanan dan kiri serta tengah. Menurutnya Caceres adalah pemain yang bagus dan tahu lingkungan ini. Allegri mengaku bahwa dia mengenal Caceres dan berkata bahwa Caceres dapat berkontribusi lebih untuk Juventus.

Menurut Allegri, Caceres adalah pemain yang siap untuk pergi ke sini, sementara kalau pemain lain akan butuh waktu lebih untuk adaptasi, mempelajari lingkungan. Sedangkan Benatia diberitakan akan meninggalkan Juventus pada musim dingin nanti. Perginya Benatia dikarenakan minimnya kesempatan bermain yang diberikan musim ini. Musim ini Benatia baru bermain lima kali di seluruh kompetisi dengan torehan waktu 450 menit atau selalu bermain penuh. Benatia baru akan bermain jika pasangan duet sehati Bonucci dan Giorgio Chiellini mengalami absen di salah satu pemain.

Seperti saat ini ketika Chiellini sedang tidak fit, maka Benatia baru akan menggantikan posisi Chiellini. Wajar kondisi ini membuat Benatia resah mengingat umurnya yang sudah 31 tahun, dan pemain di usia seperti itu hanya butuh kepastian jadi starter atau tidak. Menurutnya jika ia dibutuhkan di Liga Champions maka dia akan sangat siap. Tapi musim ini sulit mendapatkan kesempatan bermain, musim lalu dia mengaku tampil baik karena rutin bermain. Dia mengatakan sayangnya saat ini tak lagi seperti itu, dan itu merupakan resiko sebagai pemain sepakbola, dia selalu siap akan tetapi memang situasinya saat ini sedang tidak menyenangkan.